Rabu, 12 Juni 2013

 Acara do'a bareng dan kirim do'a kepada ahli kubur menjelang bulan Ramadhan

Sebelum kita memasuki bulan yang suci dan penuh berkah yaitu bulan ramadhan biasanya mengadakan " megengan " yaitu mendo'akan para ahli kubur kita semuanya. Maka dengan itu kami dari panti LPAY Dukuh Pakis mengadakan pengajian umum dan tahlil kubro serta tak lupa adalah khataman Al Qur'an yang akan dilaksanakan pada esok tanggal 30 Juni 2013.

Kami mohon partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat. Anda hanya mengelurkan uang dari kantong anda Rp 20.000,- maka anda dapat barokahnya khotmil qur'an, tahlil kubro dan do'a dari anak anak yatim

Apabila berkenan bisa langsung transfer ke rekening kami atau datang langsung ke panti kami.




Jumat, 10 Mei 2013

::Amalan-Amalan Kebaikan Di Bulan Rajab::

::Amalan-Amalan Kebaikan Di Bulan Rajab::


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .

...  Bulan Rajab, bulan yang penuh kemuliaan dan termasuk bulan yang diharamkan (Asyhurul Hurum). Allah berfirman “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (Q.S At-Taubah: 36)


Empat bulan yang dimaksud adalah Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram (3 bulan berurutan) dan bulan Rajab yang ada di urutan ke 7 dalam penanggalan Hijriah (Qomariah). Di bulan ini terdapat peristiwa yang sangat besar yang biasa kita kenal dengan peristiwa Isra’ Mi’raj yaitu dinaikkannya Nabi Saw ke langit tujuh , untuk menerima syari’at shalat 5 waktu. Makanya para ulama berkomentar bahwasannya satu-satunya syari’at Islam yang Nabi Saw terima dari Allah secara langsung tanpa perantara Malaikat Jibril hanyalah shalat yang 5 waktu, ini menandakan betapan shalat lima waktu merupakan perkara yang sangat penting bagi ummat Islam.


Di bulan Rajab ini kita dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan meninggalkan sejauh-jauhnya segala bentuk kesia-siaan apalagi perbuatan ma’siat dan kejahatan terhadap manusia. Karena Ibnu Abbas r.a pernah berkata yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir Ath-Thabari bahwasannya “Allah SWT telah menjadikan bulan-bulan ini sebagai (bulan-bulan yang) suci, mengagungkan kehormatannya dan menjadikan dosa yang dilakukan pada bulan-bulan ini menjadi lebih besar dan menjadikan amal shalih serta pahala pada bulan ini juga lebih besar.” (Tafsir Ath-Thabari)


Namun demikian, satu hal yang perlu kita perhatikan berkenaan dengan memperbanyak amal ibadah pada bulan Rajab ini adalah sebaiknya kita menghindari ibadah-ibadah yang berdasar pada hadits-hadits lemah dan palsu yang banyak sekali berseliweran sejak dahulu hingga saat ini, kita harus cerdas dalam beribadah kepada Allah Swt karena jangan sampai kita berlelah letih melakukan sebuah ibadah sehingga menghabiskan waktu dan tenaga kita akan tetapi tertolak. Rasulullah Saw bersabda “Barangsiapa yang beramal bukan di atas petunjuk kami, maka amalannya tertolak.” (HR. Muslim). Jadi walaupun ibadah yang dilakukan berdasarkan hadits shahih (sesuai tuntunan Rasul Saw) belum tentu diterima itu masih lebih baik ketimbang kita mengamalkan ibadah yang sudah jelas-jelas tertolak.


Ibnu Hajar Al-Asqalani telah menulis masalah kedha’ifan dan kemaudhu’an hadits-hadits tentang amalan-amalan khusus di bulan Rajab; Tabyiinul ‘Ajab fii maa Warada fii Fadhaaili Rajab. Di dalamnya beliau menulis, “Tidak ada satu keteranganpun yang menjelaskan keutamaan bulan Rajab, tidak juga berkaitan dengan shaumnya, atau berkaitan dengan shalat malam yang dikhususkan pada bulan tersebut, yang merupakan hadits shahih yang dapat dijadikan hujjah.”


Dalam kitab Iqthidha Shiratil Mustaqim, Ibnu Taimiyah berkata, “Tidak ada satu keterangan pun dari Nabi Saw berkaitan dengan keutamaan bulan Rajab, bahkan keumuman hadits yang berkaitan dengan hal tersebut merupakan hadits-hadits palsu (Iqtidha Shirathil Mustaqim, 2/624)


Jadi alangkah baiknya jika kita memperbanyak amal ibadah di bulan ini dengan ibadah-ibadah yang sudah jelas keshahihan haditsnya seperti shaum daud, shaum senin kamis, shaum tgl 13, 14, 15, shalat tahajjud, shalat dhuha, shedekah, dan lain sebagainya.

Wallahu a’lam.


Semoga Bermanfaat,..

Hijab Punuk Unta


Rosulullaah Shalallahi'alaihiwasalam bersabda, “Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

“Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta”, maknanya adalah mereka membuat kepala mereka menjadi nampak besar dengan menggunakan kain kerudung atau selempang dan lainnya yang digulung di atas kepala sehingga mirip dengan punuk-punuk unta. Maksud dari hadits “kepala mereka seperti punuk onta”, adalah wanita yang menguncir atau menggulung rambutnya sehingga tampak sebuah benjolan di bagian belakang kepala dan tampak dari balik hijabnya .
...
Ancaman yang sangat keras bagi setiap wanita yang keluar rumah menonjolkan rambut yang tersembunyi di balik hijabnnya dengan ancaman tidak dapat mencium bau wangi surga, padahal bau wangi surga bisa dicium dari jarak yang sangat jauh. Itu dalam perkara menonjolkan rambut saja keras ancamannya. Jika kita lihat sekarang, cara berjilbab kebanyakan kaum muslimah masih membentuk lengan, pinggang, kaki, leher, dll. Seperti hanya melilitkan kain ditubuhnya, tidak menutupi. Berpakaian tetapi telanjang.

Ketahuilah saudariku, industri fashion yang mengklaim diri mereka sebagai trendsetter pakaian muslimah itu tidak peduli apakah engkau masuk surga atau neraka karena produk mereka. Mereka hanya peduli bagaimana engkau mengeluarkan uang untuk mereka.

Setiap manusia butuh proses. Mari berproses menjadi lebih baik. Bukan berproses justru semakin menjauhi syari'at Allah dan Rosulnya.

“Dan tidakkah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” [QS. Al-Ahzab: 36 ]

“ Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu ..” [Q.S. Al Hujaraat : 15]
 

Sabtu, 23 Maret 2013

kegiatan sosial Back to school


-->KEGIATAN SOSIAL PANTI ASUHAN LPAY

            Pesan terakhir Nabi SAW terdiri atas dua hal besar. Pertama, agar kita istiqamah dalam mengimani keesaan Allah SWT (tauhid) beserta segala konsekuensinya. Kedua, agar keindahan nilai-nilai Islam dapat dinikmati pula oleh lingkungan kita, termasuk didalamnya agar umat islam saling bahu membahu dan tidak saling  menyakiti satu sama lain.
            Hal pertama Nabi SAW pesankan disebut dengan keshalihan individu yaitu ketundukan seorang hamba kepada Rabbnya yang ditunjukkan dengan totalitas ketaatan dalam peribadatan atau ritualitas. Hal besar yang kedua adalah keshalihan sosial yaitu aktualisasi keshalihan individu  ke dalam lingkungan atau sesama yang ditandai dengan adanya aksi kepekaan sosial, kedermawanan dan Uluran tangan untuk membantu sari harta yang halal dan dengan cara yang halal.
            Memberi sesuatu kepada orang lain merupakan sesuatu yang lazim bagi masyarakat Dukuh Pakis. Pemberian ini tidak terbatas pada uang saja tetapi juda terdapat barang atau tenaga. Kedermawanan masyarakat berakar dari budaya dan agama yang dianut. Di Dukuh Pakis misalnya, masyarakatnya masih membudayakan tradisi gotong royong dalam pembangunan panti asuhan, perkawinan, dan kematian. Warga Dukuh Pakis mempraktikan tradisi yang disebut arisan, semacam ibu-ibu arisan biasanya namun mereka menyisihkan beberap uang dari arisan tersebut untuk diberikan kepada panti asuhan LPAY supaya digunakan dalam program Back to School.Terkadang ibu-ibu itu juga membuatkan acara bagi anak-anak yatim LPAY dalam acara ulang tahunnya maupun acara-acara khususnya ibu-ibu tersebut.
            Dalam Islam, memberi sebagian harta kepada orang tidak mampu (zakat,infaq, shadaqah dan wakaf) merupakan doktrin yang penting. Adalah fakta bahwa kedermawanan sosial telah dipraktikan umat Islam sejak dulu. Tanpa kedermawanan sosial sulit dibayangkan umat islam mampu memiliki berbagai sekolah (madrasah), pesantren, masjid, rumah sakit, rumah yatim dll. Dan tradisi ini seharusnya dilestarikan oleh kita dan kepada anak cucu kita nantinya.
            Dengan datangnya Tahun Ajaran Baru 2013 – 2014, LPAY kembali turut ambil bagian dalam mendukung pemberdayaan pendidikan anak sekolah. Untuk itu mulai bulan ini segenap keluarga besar LPAY khususnya pengurus lembaga melaksanakan agenda rutin tiap tahun dalam menghadapi tahun ajaran baru. Program tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan.
            Agenda rutin tiap tahunnya yaitu LMT (Learning Motivation Training), Back to School dan banyak lagi lainnya. Nah, biasanya sebelum Melaksanakan program Back to School lembaga LPAY terlebih dahulu mengadakan LMT (Learning Motivation Training) namun untuk tahun ini keluarga besar LPAY khususnya pengurus memprogramkan untuk mengadakan Rekreasi Liburan Sekolah ke tempat yang sangat di idam-idamkan oleh anak-anak panti asuhan yakni Rekreasi ke Jakarta.
            Setelah acara rekreasi holiday school terlaksana dilanjutkan dengan program selanjutnya yaitu program Back to School. Program ini Alhamdulillah sudah berjalan dari tahun ketahun, awalnya sebelum asrama panti asuhan LPAY berdiri program back to school ini dilakukan di masjid Al-Ikhlas Dukuh Pakis II tanpa ada acara besar-besaran namun hanya di berikan secara langsung kepada anak panti asuhan, tapi setelah asrama panti asuhan LPAY berdiri dan resmi ditempati oleh beberapa anak asuh putri membuat para pengasuh semakin berkresi dengan mengadakan acara besar-besaran untuk program Back To School ini.
            Acara Back to School yang besar-besaran yakni dengan membuat pengajian akbar dan pemberian back to School kepada anak asuh. Pemberian Back to School kepada anak asuh diwakilkan oleh para donatur panti asuhan LPAY, yang mana bentuk program Back to School nantinya diaplikasikan guna memenuhi kebutuhan biaya daftar ulang atau biaya masuk sekolah dan penyediaan perlengkapan sekolah.
            Peralatan – peralatan sekolah ini berasal dari para donatur yang setiap tahunnya pasti memberikan sebagian hartanya untuk program Back to School ini. Bukan hanya peralatan tapi juga pembayaran SPP  atau daftar ulang anak asuh. yang mendapatkan program Back to Scchool ini awalnya hanya setingkat PAUD,TK,SD,SMP dan SMA namun lambat laun yang mendapatkan progam Back to School ini juga setingkat PT (Perguruan Tinggi).
            Dana untuk program Back to School bukan hanya dari para donatur tapi juga berasal dari Yatim Mandiri sebuah lembaga yang khusus melayani kebutruhan anak yatim, dhu’afa dan anak-anak jalanan. Bantuan dari Yatim Mandiri tidak bisa diterima oleh semua anak asuh LPAY karena dari lembaga LPAY anak asuhnya bukan semua yang Yatim tapi ada juga yang piatu dan yatim piatu, sedangkan Yatim Mandiri hanya memberikan bantuan kepada anak yatim dan dhu’afa jadi hanya sebagian anak yang bisa mendapatkan bantuan dari Yatim Mandiri, tujuan mereka untuk membantu dan memberikan semangat kepada anak –anak yatim dalam menuntut ilmu dan mewujudkan cita-citanya.
            Untuk tahun ini Panti Asuhan LPAY  mengeluarkan dana program Back to School senilai  Rp. 7.656.000,00 untuk 36 anak asuh di wilayah Dukuh Pakis II Surabaya dan acara tahun ini dilaksanakan di Kantor Sekretariat Panti Asuhan LPAY Jln.Dukuh Pakis II no.62 BLK Surabaya.
            Selain anak-anak panti asuhan yang tinggal diasrama anak – anak panti asuhan yang tidak tinggal di asrama dan anggota KADO (Kaum Duafa’) juga hadir dalam acara tersebut. Bersamaan dengan itu, LPAY Dukuh Pakis II juga mengadakan acara pertemuan wali santri untuk penerimaan raport anak asuh.
            Menurut ust. Afif sebagai salah satu pendidik di panti asuhan LPAY , “tujuan kegiatan ini ialah untuk memberikan semangat dalam menuntut ilmu supaya mewujudkan cita-cita mereka. Dan semoga dapat menjadi insan yang mandiri, berguna bagi agama dan bangsanya” harapnya.
Adapun biaya pendidikan yang dibutuhkan dikategorikan dalam :
  1. Usia PAUD / TK / SD
Sebesar Rp. 100.000+perlengkapan sekolah
  1. Usia SMP
Sebesar Rp. 150.000+perlengkapan sekolah
  1. Usia SMA
Sebesar Rp. 200.000+perlengkapan sekolah
  1. Usia PT (Perguruan Tinggi)
Sebesar Rp. 3.500.000+perlengkapan sekolah
            Berdasarkan data yang ada biaya yang diperlukan dengan data anak yatim yang tergabung dalam LPAY yakni :
  1. Biaya Daftar ulang/ biaya masuk sekolah
 a. Usia PAUD/TK/SD @15 anak                                            Rp. 1.200.000
 b. Usia SMP @ Rp. 150.000 x12 anak                                    Rp. 1.800.000
       c. Usia SMA @ Rp. 200.000x7 anak                                      Rp. 1.400.000
       d. Usia PT @ Rp. 1.750.000x2 anak                                     Rp. 3.500.000
2.   Biaya Perlengkapan sekolah :
a)      Tas Sekolah @ Rp. 40.000x36 anak                               Rp. 1.440.000
b)      Buku Tukis 1 lusin @ Rp.20.000x36 anak                       Rp     720.000
c)      Pensil/bulpoin (6buah) @1000x36 anak                           Rp.    216.000
d)      Penghapus/penggaris @ Rp. 5.000x 36 anak                  Rp.        5.000
Jumlah Total                                                                       Rp. 7.656.000
LPAY mengajak para donatur  maupun dermawan yang ingin brpartisipasi dengan membantu kelangsungan pendidikan anak yatiim LPAY. Dan tujuan dari kegiatan diatas adalah untuk membantu pendidikan mereka sampai selesai, dan untuk menyalurkan sumbangan sumbangan daari donatur untuk mereka (anak yatim).

Minggu, 10 Maret 2013

BANTUAN DARI DINSOS KOTA SURABAYA

ALHAMDULILLAHIROBBIL'ALAMIEN

LPAY (Lembaga Penyantun Anak Yatim) Dukuh Pakis Surabaya mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial Kota Surabaya berupa makanan yang mana harga makanan untuk 1 porsi sebesar Rp. 10.000,-.
Anak yatim yang diberikan sebanyak 17 anak yatim yang tidak tinggal (mukin) di asrama LPAY. Bantuan tersebut akan diberlakukan selama 1 tahun (302 hari) mulai Maret 2013.

Berikut beberapa foto pada saat mengantar / anak yatim menerima bingkisan makanan.
Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amien ya robbal 'alamien

 
Persiapan pembagian bingkisan makanan bagi 17 anak yatim




Persiapan
Salah satu anak yatim yang menerima bingkisan
Balita salah satu anak asuh yang menerima bingkisan makanan

Semoga kita semua bisa mengambil hikmah serta terketuk hatinya untuk mengasihi sesama. amin

Jumat, 08 Maret 2013

buka bareng anak yatim

Kepedulian Sosial antar Sesama


Buka bareng anak yatim bersama alumni SMU negeri 3 Surabaya
yang dilaksanakan pada Ramadhan 1433 H.
Kegiatan tersebut sebagai salah satu bukti kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu.